Pengertian, Sumber dan Fungsi Gula bagi Tubuh


Fungsi gula bagi tubuh – Sama seperti garam, Tidak banyak orang yang tahu kalau fungsi gula bagi tubuh tak sebatas penguat rasa. Tetapi juga memiliki banyak manfaat. Memang, di dalam mengkonsumsinya, gula jamak digunakan dengan mencampurkannya pada makanan maupun minuman. Tanpa gula, makanan ataupun minuman akan terasa hambar.
Pengertian, Sumber dan Fungsi Gula bagi Tubuh

Pengertian Gula

Gula sebagai salah satu jenis karbohidrat yang masih sederhana, menjadikannya memiliki peranan sangat penting bagi tubuh manusia. Pasalnya, karbohidrat merupakan sumber energi. Dengan cukupnya asupan energi, maka tubuh dapat beraktifitas dengan maksimal. Sebaliknya, jika kekurangan, tubuh akan terasa lemas dan lemah.

Seperti diketahui, karbohidrat memiliki fungsi sebagai cadangan energi. Energi dihasilkan dengan mengubah karbohidrat menjadi kalori. Sementara kelebihan karbohidrat yang tidak sempat diubah menjadi energi akan disimpan di tubuh dalam bentuk lemak. Lemak inilah yang akan dirubah menjadi energi di saat tubuh membutuhkannya.

Sumber Gula

Sangat mudah menjumpai gula. Hampir semua buah-buahan memiliki kandungan. Rasa manis yang ada di dalam buah-buahan merupakan penanda adanya gula di dalamnya. Karena itulah, banyak buah-buahan yang dijadikan pemanis alami makanan. Entah dalam bentuk essen, sirup, selai hingga dicampur langsung dalam sebuah makanan ataupun minuman.

Adapun jenis gula yang paling banyak digunakan adalah gula yang berasal dari tebu, yang biasa dikenal dengan gula pasir (Granulated Sugar). Hampir di semua jenis makanan dan minuman menggunakan gula jenis ini, hingga seolah-olah kita tidak dapat terlepas dari ketergantungan gula ini dalam membuat makanan dan minuman.

Ada lagi gula palem atau yang biasa disebut dengan gula semut. Gulai ini dihasilkan dari pengolahan nira batang bunga pohon aren. Untuk mendapat gula semut, nira harus dimasak terlebih dahulu hingga mengental dan berubah warna menjadi coklat.

Ada satu jenis gula yang sekilas sama dengan gula semut, yakni gula Jawa atau gula merah. Bedanya, gula ini bukan berasal dari nira atasi sari batang bunga pohon aren. Melainkan dari nira bunga pohon kelapa, cara pengolahannya sama dengan gula semut.

Tak hanya kelapa maupun aren yang dapat diolah menjadi gula. Kurma pun juga demikian. Tanaman yang berasal dari Timur Tengah ini buahnya mengandung kadar gula hingga 60%. Meski warnanya sama dengan gula Jawa maupun aren, yakni coklat, namun cara pengolahan di dalam membuat buah kurma sangat berbeda. Buah kurma cukup dikeringkan. Setelah kering, barulah ditumbuk hingga menjadi butiran kecil. Gula kurma ini sudah banyak digunakan di India.

Sayangnya, gula pasir, gula aren maupun gula Jawa, tidak dapat dikonsumsi secara bebas oleh penderita diabetes. Karena itulah, penderita penyakit ini harus menggunakan gula dari sumber lain. Salah satunya yang paling banyak dikonsumsi yaitu gula jagung. Gula jagung dipilih karena jumlah kalori di dalamnya rendah.

Ternyata, tak hanya sari maupun buah yang dapat dijadikan buah. Daun pun juga sudah banyak di gunakan sebagai pemanis makanan maupun minuman. Salah satunya daun stevia. Daun ini bahkan 300 lebih manis dari gula tebu.

Fungsi Gula Bagi Tubuh

Sebenarnya, fungsi gula bagi tubuh tak hanya sebatas pemanis. Akan tetapi, memiliki fungsi yang banyak bagi tubuh manusia. Glukosa dalam gulalah, yang menjadikan produk ini memiliki banyak fungsi gula bagi tubuh. Glukosa inilah yang menjadi bahan bakar dalam menghasilkan energi bagi tubuh. Fungsi gula bagi tubuh antara lain:

Sumber Energi

Fungsi gula bagi tubuh  yang pertama adalah sebagai sumber energi. Di dalam proses perubahan energi dalam tubuh, glukosa akan mengalami oksidasi dan terurai menjadi karbohidrat dan air. Saluran pencernaan inilah yang memiliki peran penting dalam proses penyebaran glukosa dalam tubuh.

Dari pencernaan, glukosa disebarkan ke seluruh tubuh melalui peredaran darah. Jika berlebih dari kebutuhan tubuh, maka glukosa akan disimpan dalam bentuk lemak dan glikogen. Glikogen inilah yang akan diolah kembali menjadi glukosa pada saat tubuh membutuhkan energi baru. Fungsi gula bagi tubuh sebagai sumber energi yang membuat kita untuk makan makanan yang manis sebelum beraktifitas.

Memaksimalkan Kinerja Otak

Fungsi gula bagi tubuh yang berikutnya yaitu dapat memaksimalkan kinerja otak. Otak akan bekerja maksimal jika darah yang mengalir ke otak lancar. Nah, glukosa yang ada di dalam gulalah yang dapat memperlancar peredaran ke otak,

Menentramkan Pikiran

Lancarnya peredaran darah ke otak, tak hanya membuat kinerja otakmenjadi lebih baik. akan tetapi fungsi gula bagi tubuh juga dapat mentramkan pikiran. Karena itulah, jika pikiran kita sedang tertekan, konsumsilah makanan atau minuman yang manis.

Menghindari Tekanan Darah Rendah

Asupan glukosa dalam tubuh berdampak pada kelancaran peredaran darah. Apabila asupan glukosa pada darah kurang, maka darah akan berjalan lambat. Inilah yang kemudian disebut sebagai tekanan darah rendah. Karena itulah, fungsi gula bagi tubuh adalah untuk menghindari terjadinya tekanan darah rendah.

Mengencangkan Kulit Wajah

Fungsi gula bagi tubuh tak hanya untuk kesehatan,melainkan dapat juga untuk kecantikan. Salah satunya kecantikan kulit wajah. Saat ini mulai banyak gula yang dijadikan scrub wajah. Ini karena gula dapat mengencangkan dan melencturkan kulit.

Membersihkan Bulu

Membersihkan bulu tak harus dengan cukur jenggot. Tetapi dapat dilakukan dengan gula. Caranya, gula dimasak dalam seperempat air dan dicampur dengan seperempat air lemon. Aduk hingga berubah menjadi karamel. Selagi m,asih hangat, tempelkan pada bulu yang akan dihilangkan. Tempelkan kain kasa dan tarik dengan cepat. Bulu akan terangkat bersama dengan kain kasa.

Ternyata fungsi gula bagi tubuh tidak hanya sebatas kesehatan. Akan tetapi, fungsi gula bagi tubuh juga dapat berupa menjaga kecantikan. Baik wajah,maupun anggota tubuh lainnya.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian, Sumber dan Fungsi Gula bagi Tubuh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel