Mitos dan Fakta Tentang Pete


Sehatgayaku.com - Jika kita menyebutkan nama pete, maka hal pertama yang ada bayangan kita adalah baunya yang sangat menyengat. Sama seperti jengkol, pete merupakan tanaman polong-polongan yang tumbuh subur di Nusantara. Pete memiliki ciri  yang khas berupa bau pada buahnya yang sangat menyengat sehingga sebagian tidak menyukainya.
Mitos dan Fakta Tentang Pete

Meskipun baunya tidak sedap, sebagian orang justru menyukai makanan ini. Bagi mereka rasa buah pete sangatlah nikmat terlebih baunya yang khas membuat mereka menjadi lebih berselera untuk makan. Selain mempunyai rasa yang enak, ternyata pete memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk kesehatan. Apakah manfaat pete tersebut?

Membahs tentang pete mulai dari manfaat pete, kandungan gizi,  cara menghilangkan mitos dan fakta tentang bau pete, cara menghilangkan bau pete dan bagaimana cara memilih pete yang baik dan benar.

Kandungan Gizi Dan Manfaat Pete Untuk Kesehatan

Ada tiga kandungan gizi pada pete berupa fruktosa, sukrosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat tinggi. Manfaat pete adalah untuk menambah energy dengan memanfaatkan glukosa pada pete. Beberapa penelitian mengatakan bahwa dengan mengkonsumsi 2 porsi pete bisa memberikan energy untuk beraktivitas hingga 90 menit.

Kandungan vitamin B  yang tinggi bermanfaat untuk menjaga metabolisme tubuh,  lemak dan protein dalam tubuh menjaga kadar karbohidrat,. Bahkan karena kandungan gizi beragam dari pete, banyak atlet olahragawan yang mengkonsumsi buah ini untuk menjaga kesehatan dan fitalitas tubuh.

Manfaat pete selanjutnya adalah untuk mengatasi berbagai penyakit. Pete memiliki kandungan kalium tinggi namun rendah garam. Dengan begitu pete bermanfaat untuk mengurangi resiko stroke dan hipertensi. Bahkan menurut penelitian yang dimuat di “The New England Journal of Medecine” dengan mengkonsumsi pete sebagai menu harian maka bisa menurunkan resiko terserang stroke hingga 40%.

Manfaat pete lainnya adalah untuk mengatasi sembelit. Bagi anda yang mengalami permasalahan dalam buang air besar atau sembelit maka ada baiknya untuk mengkonsumsi pete. Kandungan serat yang tinggi pada pete bisa membantu pencernaan bekerja lebih baik sehingga anda lebih mudah untuk buang air besar. Pete juga bisa digunakan untuk pengobatan asam lambung serta iritasi lambung.

Mitos Dan Fakta Tentang Pete

Sebagian orang ada yang mengatakan bahwa pete bisa menyembuhkan depresi, apakah hal ini fakta apa sekedar mitos belaka? Inilah penjelasannya.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh MIND, pasien yang sedang dalam keadaan depresi menjadi lebih baik kondisinya setelah ia mengkonsumsi pete. Hal ini disebabkan petai memiliki kandungan tryptophan yaitu sejenis protein yang diubah menjadi hormon serotoin yang menjadi pereda rasa depresi. Dengan mengkonsumsi pete maka seseorang akan merasa lebih tenang dan membuatnya menjadi lebih bahagia.

Selanjutnya adalah mitos tentang aroma pete. Memang hal yang tidak bisa dipungkiri bahwa Aroma pete sangat menyengat, apakah ini hanya sekedar mitos? Tidak. Faktanya pete memiliki aroma yang  menyengat. Hal ini dikarenakan buah pete didominasi dengan asam amino yang mengandung  sulfur atau zat belerang didalamnya.

Jika kandungan sulfur tersebut terpecah dan menjadi beberapa bagian maka akan menyebabkan aroma yang sangat tidak sedap. Kandungan sulfur tersebut terbuatnya dari salah satu gas yang bernama H2S atau hydrogen sulfide yang memiliki bau yang sangat tidak sedap.

Cara Menghilangkan Bau Pete Pada Mulut

Jika anda tidak menyukai pete karena baunya yang tajam pada napas setelah memakannya, anda bisa melakukan beberapa cara untuk bisa tetap memakannya tanpa khawatir bau napas menjadi bau dan anda tetap bisa mendapatkan manfaat pete. 

Cara pertama adalah dengan merebusnya terlebih dahulu sebelum dimasak. Dengan proses pemanasan yang terjadi maka bau yang ada pada pete akan berkurang.

Cara kedua adalah dengan menggosok gigi setelah mengkonsumsi pete. Setelah anda selesai mengkonsumsi pete maka segera menggosok gigi lalu menggunakan mouthwash. Dengan begitu bau mulut karena petai bisa berkurang dan hilang.

Cara ketiga adalah dengan mengkonsumsi mentimun setelah makan petai. Kandungan air yang ada pada mentimun dipercaya mampu mengurangi dan menghilangkan bau pete yang tidak sedap pada mulut anda. Konsumsi setidaknya 3 sampai dengan 4 irisan mentimun untuk menghilangkan bau pete tersebut.

Cara keempat adalah mengunyah kopi bubuk. Beberapa senyawa yang ada pada kopi bubuk dipercaya bisa mengurangi bau napas akibat mengkonsumsi pete. Mengunyah bubuk kopi satu ujung sendok teh sudah bisa mengurangi baunya pete pada mulut. Jika tidak ada kopi, anda bisa menggunakan beras. Hasilnya akan sama saja.

Cara Memilih Dan Menyimpan Pete Yang Baik Dan Benar

Untuk kalian agar bisa mendapatkan manfaat pete, maka pete yang dipilih harus benar-benar berkualitas. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk dapatkan pete yang berkualitas.

Pertama adalah memilih putih yang berwarna hijau dan masih segar. Pastikan pete tersebut tidak ada lubangnya karena jika berlubang berarti pete tersebut sudah dimakan ulat. 

Kedua adalah dengan memilih pete dengan batang atau kulit yang masih hijau. Batang yang sudah terlihat kecoklatan menandakan pete yang ada didalam sudah mulai mengering atau sudah tidak segar.

Ketiga, sebelum anda mengolahnya anda harus membersihkan kotoran-kotoran  yang ada pada pete hingga bersih. Kotoran yang ada pada pete akan mempengaruhi hasil atau manfaat pete yang akan anda dapat. Keempat adalah menyimpannya di lemari es jika akan digunakan dilain waktu. Kupas hingga bersih kulit luar pada pete lalu masukkan kedalam lemari es. Dengan begitu pete bisa tahan hingga beberapa hari.

Itulah beberapa informasi mengenai buah pete mulai dari kandungan, manfaat pete, cara menghilangkan bau pete pada mulut serta bagaimana cara memilih pete dengan benar. Meskipun aromanya tidak sedap, ternyata manfaat pete sangat banyak untuk kesehatan sehingga cocok dijadikan sebagai bahan makanan sehari-hari.

Belum ada Komentar untuk "Mitos dan Fakta Tentang Pete"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel