Pengertian, Sumber dan Fungsi Garam


Pengertian, Sumber dan Fungsi Garam – Bagai sayur tanpa garam. Pepatah ini sering digunakan untuk melukiskan kondisi seseorang yang monoton alias tidak terlalu berkesan. Penggunaan kata “garam” dalam pepatah itu tidak terlepas dari penggunaan garam sebagai bumbu masak. Tanpa garam, masakan akan terasa hambar.
Pengertian, Sumber dan Fungsi Garam

Fungsi garam tak hanya sebagai pelengkap rasa masakan. Fungsi garam juga sebagai penguat rasa lainnya. Semisal rasa manis. Dengan menaburkan sedikit garam laut pada es krim, maka rasa manis pada se krim tersebut akan terasa lebih kuat dari sebelumnya. Tetapi, tahukah Anda, bahwa fungsi garam tak hanya sebatas memberikan rasa pada masakan? Berikut akan dijelaskan beberapa fungsi garam.

Pengertian Garam

Garam merupakan salah satu produk hasil laut. Tidak mudah memang membuatnya. Dibutuhkan kesabaran di dalam proses pembuatannya. Pasalnya, garam dapat diperoleh setelah mengeringkan air laut. Proses pengeringan inilah yang dibutuhkan kesabaran karena memakan waktu lebih dari satu-dua hari.

Secara kimia, garam merupakan senyawa gabungan dari dua ion, yakni ion positif atau kation serta ion negatif atau anion. Yang termasuk ion positif diantaranya yaitu amonium, kalsium, besi,magnesium dan kalium. Sedangkan yang termasuk ion negatif diantaranya ialah asam asetat, asam klorida, asam sitrat, asam sianida dan asam nitrat.

Dari penggabungan kedua ion inilah kemudian terbentuk senyawa yang sifatnya netral atau tanpa muatan. Penggabungan ion positif dan negatif disebabkan karena adanya reaksi asam dan basa. Maksudnya, garam dapat terbentuk jika suatu senyawa asam dan senyawa basa saling menetralkan.

Untuk memperoleh sifat asam, sebenarnya dapat dengan mudah didapat. Banyak makanan maupun buah-buahan di sekitar kita yang memiliki sifat ini, seperti yoghurt, buah jeruk dan lemon. Sedangkan sifat basa dapat kita jumpai diantaranya pada obat maag.

Sumber Garam

Ternyata, garam tak hanya dapat diperoleh dari air laut, tetapi juga berasal dari beberapa sumber, yaitu:

Air laut dan Danau Asin

Garam yang diproduksi di dunia memang sebagian besar masih berasal dari air laut. Salah satu alasannya karena sumber alamnya masih begitu besar, sehingga mudah diperoleh. Karena itulah, garam yang berasal dari air laut menjadi penyumbang garam terbesar di dunia, yakni sekitar 40 persen daritotal produksi garam dunia. Negara yang memproduksi garam jenis ini selain Indonesia adalah Meksiko, Brazil China dan Australia.

Adapun untuk garam yang berasal dari danau asin, jumlah produksi dunia tidaklah besar, yakni hanya sekitar 20 persen. Itupun karena yang negara-negara yang memproduksinya hanya ada tiga di dunia yakni Yordania, Amerika Serikat dan Australia. Hal ini karena hanya ketiga negara ini yang memiliki danau berair asin. Seperti Laut Mati di Yordania dan Great Salt Lake di Amerika Serikat.

Tanah

Sebenarnya, garam juga dapat diperoleh dari dalam tanah.  Bahkan, jumlah produksi dunia setara dengan garam yang berasal dari air laut, yaitu mencapai 40 persen. Sama halnya dengan danau air asin, tidak semua negara yang memproduksi garam yang berasal dari tanah. Hanya ada empat negara yang diketahui menjadi produsen garam dari tanah yang terbesar, yakni Amerika Serikat, China, Thailan dan Belanda

Air Tanah

Sesungguhnya, air tanah juga memiliki kadar kalam. Sayangnya, prosentasenya yang sangat kecil, bahkan karena terlalu kecilhingga dianggap tidak ada, membuat air tidak dijadikan sumber produksi garam. Secara hitung-hitungan ekonomis, produksi garam yang berasal air tanah, tidaklah menguntungkan.

Fungsi Garam

Ternyata, fungsi garam bagi kesehatan tidak sedikit. Ada beberapa penyakit yang dapat ditangkal dengan rajin mengkonsumsi garam. Fungsi garam bagi kesehatan antara lain:

Meningkatkan Sistem Imun/Kekebalan Tubuh

Perubahan cuaca yang tidak menentu akibat pemanasan global atau global warming, seringkali membuat daya tahan tubuh menurun. Kondisi ini berdampak pada ikut menurunnya kekebalan tubuh atau imun.

Akibatnya, tubuh mudah terserang berbagai penyakit yang dikarenakan bakteri maupun virus. Seperti flu dan alergi. Karena itulah, mengkonsumsi garam yang cukup dapat menjadi salah satu cari menangkis bakteri maupun virus agar tidak dapat masuk ke dalam tubuh kita. Ini karena fungsi garam yang dapat meningkat sistem kekebalan tubuh.

Diet atau Membantu Mengurangi Berat Badan

Mungkin masih sedikit orang yang tahu kalau garam ternyata dapat membantu menurunkan berat badan. Fungsi garam dapat menurunkan berat badan dikarenakan mineral ini dapat membantu produksi cairan dalam saluran pencernaan. Cairan inilah yang sangat membantu proses pencernaan makanan. Dengan demikian, terhindar dari penumpukan makanan di pencernaan yang berujung pada penyakit sembelit.

Menghindari Keropos Tulang (Osteoporosis)

Salah satu zat yang terkandung di dalam garam adalah natrium. Apabila tubuh kekurangan natrium, maka tubuh akan menyerap natrium dari tulang. Kalau ini terjadi, maka kita akan terkena penyakit keropos tulang atau osteoporosis. Karena itulah, fungsi garam dapat menghindari tubuh terkena Osteoporosis.

Mencegah Nyeri Otot

Fungsi garam lainnya yaitu untuk menghindari nyeri otot. Tak hanya natrium dalam garam yang penting bagi kesehatan. Akan tetapi, kalium juga sangat penting untuk menjaga kesehatan otot. Pasalnya, zat inilah yang sangat diperlukan agar kerja otot dapat maksimal. Apabila kekurangan kalium, maka otot akan terasa nyeri, kejang dan kram.

Mengobati Sakit Maag

Untuk menghindari penyakit maag, kita cukup mengkonsumsi garam. Sebab, salah satu fungsi garam adalah dapat menetralkan asam lambung. Demikian Pengertian, Sumber dan Fungsi Garam, Semoga Bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian, Sumber dan Fungsi Garam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel